REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan komitmen untuk menjaga kedaulatan dan swasembada pangan melalui penguatan cadangan beras pemerintah, penyerapan gabah petani, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan nasional dalam acara Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (7/2).
Dalam Talkshow Panen Fest 2026, Rizal mengungkapkan bahwa Bulog terus berupaya memaksimalkan tugas dan fungsi kelembagaan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Bulog memaksimalkan tugas dan fungsinya serta pelayanannya kepada masyarakat," ujar Rizal.
Bulog memiliki tiga pilar utama dalam menjalankan tugasnya. Pilar pertama adalah memastikan ketersediaan pangan agar pasokan nasional tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pilar kedua adalah memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia, sehingga distribusi pangan dapat menjangkau berbagai wilayah dari Sabang sampai Merauke secara merata dan berkelanjutan. Pilar ketiga adalah stabilisasi harga pangan, di mana Bulog memastikan harga komoditas tetap stabil sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Rizal menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan wujud kedaulatan bangsa, di mana negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dinilai lebih berdaulat karena tidak bergantung pada impor. Bulog mencatat hingga awal Februari 2026, mengelola ketersediaan stok beras sebesar 3,3 juta ton, yang terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 3,22 juta ton dan stok komersial sebesar 95.523 ton.
Selain beras, Bulog juga mengelola persediaan komoditas pangan strategis lainnya, termasuk gula pasir 11.675 ton, jagung 53.637 ton, dan minyak goreng sebesar 15.475 kiloliter. Dalam kegiatan tersebut, Rizal menerima Anugerah Insan Inspiratif Pangan atas kontribusinya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Penghargaan juga diberikan kepada Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, dan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
"Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama," ujar Rizal. Selain penganugerahan, rangkaian Panen Fest 2026 juga diisi dengan talkshow interaktif bertajuk “Pangan Mandiri, Masa Depan Negeri” yang menghadirkan narasumber seperti Direktur Utama Perum Bulog, Nurheni Wijayanto dari Institut Pertanian Bogor, dan Ketua Umum Serikat Tani Islam Indonesia (STII) Farhurrahman Mahfudz.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
1















English (US) ·