Pemkab Bandung Barat Tetapkan Darurat Bencana Longsor Cisarua

1 week ago 18
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat meninjau tanah longosor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, menetapkan status darurat bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Insiden itu mengakibatkan 10 orang tewas dan 82 orang hilang.

“Saya tetapkan per hari ini darurat bencana, karena korban cukup banyak,” kata Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail di Bandung Barat, dikutip Antara, Sabtu (24/1).

Jeje menyampaikan, dengan status darurat bencana tersebut, seluruh sumber daya pemerintah daerah akan dimaksimalkan untuk penanganan korban serta percepatan evakuasi.

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan mitigasi bencana ke depan, mengingat wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat pada umumnya merupakan kawasan rawan bencana.

“Kami akan melakukan koordinasi secara masif, terutama di daerah rawan seperti perbukitan dan tanah miring,” katanya.

Warga membersihkan puing bangunan saat mencari korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman menyebutkan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 82 warga yang tertimbun longsor di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, proses pencarian dilakukan secara manual dengan mengerahkan personel gabungan serta bantuan anjing pelacak K9.

“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman.

Herman menambahkan, proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Basarnas.

Read Entire Article